SERTIFIKASI HUTAN

 

Dalam rangka pemenuhan terhadap regulasi maupunp ersyaratan standar lainnya sekaligus pembuktian terhadap praktek pengelolaan hutan yang memenuhi norma-norma kelestarian maka strategi melalui sertifikasi pengelolaan hutan lestari baik mandatory/wajib maupun voluntary/sukarela ditempuh oleh Unit Manajemen untuk melihat sejauh mana praktek pengelolaan hutan sudah memenuhi persyaratan yang ada.

Sertifikasi yang telah ditempuh oleh Unit Manajemen antara lain:

  1. Sertifikasi PHPL, bersifat wajib sesuai Permenhut No.P.14/PHPL/SET/4/2016 tentang Penilaian Kinerja PHPL dan Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Izin atau Pada Hutan Hak.

Masa berlaku sertifikat 30 Desember 2014 sampai 29 Desember 2019 dengan no sertifikat 31/A-SERT-PHPL/XII/2014, dilakukan oleh LPPHPL PT. Ayamaru Sertifikasi.

  1. Sertifikasi IFCC-PEFC, bersifat sukarela, masa berlaku 12 Maret 2018 sampai11 Maret 2021 dengan no sertifikat AJA/IFCC-PEFC/FMC-HT/00039/III/2018, dilakukan oleh AJA Certification.
  2. Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), bersifat wajib sesuai PP No. 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3.

Pada saat ini Unit Manajemen juga sedang dalam tahap penilaian terhadap pemenuhan standar ISO 14001:2015, OHSAS 18001.